Teknik Sipil merupakan salah satu bidang ilmu teknik terapan yang mencakup teknologi merancang, membangun, memelihara, dan memperbaiki bangunan. Bangunan yang dimaksud tidak hanya rumah, tetapi gedung-gedung pencakar langit, jembatan, bendungan, hingga fasilitas pengeboran minyak lepas pantai.

Jurusan ini bisa menjadi pilihan bagi kalian yang minat mendalami hal tersebut. Lantas, di mana sajakah kampus dengan jurusan Teknik Sipil terbaik di Indonesia 2023?

Situs pemeringkat universitas EduRank menyusun daftar perguruan tinggi berdasarkan jurusan Teknik Sipil terbaik di Indonesia pada 2023. Sebanyak 55 perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS) diurutkan berdasarkan kinerja penelitiannya, dilihat dari 1,3 juta sitasi yang diterima oleh 805.000 lembaga publikasi akademik.  Berikut top 30 kampus Indonesia dengan jurusan Teknik Sipil terbaik menurut EduRank 2023.

Daftar Universitas Teknik Sipil

1. Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Departemen Teknik Sipil ITS merupakan bagian dari Fakultas Teknologi Sipil Lingkungan dan Kebumian (FTSLK). Sobat Pintar ingin kuliah jurusan Teknik Sipil di ITS? Sebagian dari syarat masuk Teknik Sipil ITS adalah lulus dari SMA/ sederajat atau alih jenjang dari Program D3.

Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil ITS harus menempuh 144 SKS yang terdiri dari 132 SKS mata kuliah wajib dan 12 SKS mata kuliah pilihan. Mata kuliah Teknik Sipil di ITS yang bersifat wajib terdiri dari modul struktur, transportasi, manajemen proyek, geoteknik, dan hydrotechnics.

2. Institut Pertanian Bogor

Ingin kuliah Jurusan Teknik Sipil di IPB, Sobat? Kampus negeri yang kini lebih dikenal sebagai IPB University ini memiliki Jurusan Teknik Sipil dan Lingkungan data sgp (SIL) dengan akreditasi A BAN-PT. SIL IPB terdiri dari empat divisi, yaitu (1) Teknik Geomatika, (2) Teknik Sumber Daya Air, (3) Teknik Lingkungan, serta (4) Teknik Struktur dan Infrastruktur.

Beberapa mata kuliah Teknik Sipil IPB yang bersifat pilihan antara lain Aplikasi Sistem Informasi Geografis, Pengelolaan Sumber Daya Air, Teknik Kendali Lingkungan, Alat Berat Konstruksi, dan Ilmu Ukur Wilayah. What’s more, mahasiswa Teknik Sipil IPB dapat mengambil satu matakuliah pilihan lain, tanpa ditentukan oleh kampus, dengan bobot 3 SKS.

3. Binus University

Bisakah kuliah di kampus swasta dengan akreditasi internasional? Di Binus University, jawabannya: bisa! Bahkan, Jurusan Teknik Sipil Binus University memiliki akreditasi internasional yang sama dengan Jurusan Teknik Sipil ITB, yaitu akreditasi ABET (Accreditation Board of Engineering and Technology). Tak ketinggalan, akreditasi A BAN-PT juga sudah diraih jurusan ini.

Kuliah Jurusan Teknik Sipil di Binus University menyiapkanmu untuk terlibat di berbagai bidang pembangunan infrastruktur, bahkan sedari tahap perencanaan dan desain. Asal Sobat tahu, civil engineers alumni Binus University itu juga punya kapasitas untuk terlibat dalam perencanaan kota, remediasi air dan tanah, hingga pembuangan sampah kimia berbahaya.

4. Universitas Gadjah Mada

Akreditasi internasional ABET (Accreditation Board of Engineering and Technology) juga dikantongi oleh Jurusan Teknik Sipil dan Lingkungan UGM. Pastinya, akreditasi A BAN-PT juga telah diperolehnya.

Status akreditasi yang diraihnya tentu bukan main-main. Buktinya, kuliah Jurusan Teknik Sipil di UGM dilengkapi dengan tujuh laboratorium untuk praktikum mahasiswa. Bahkan, dosen-dosen Jurusan Teknik Sipil dan Lingkungan UGM memegang hak paten Teknologi Fondasi Cakar Ayam Modifikasi, Sistem Peringatan Dini Longsor, dan hak-hak paten lain di bidang civil engineering.

5. Institut Teknologi Bandung

Selain akreditasi A dari BAN-PT, ITB juga memiliki akreditasi internasional ABET (Accreditation Board of Engineering and Technology). Nah, salah satu jurusan di ITB yang telah terakreditasi ABET adalah… Can you guess it, Sobat? Yup! Jurusan Teknik Sipil.

Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil ITB belajar tentang teknologi merancang, membangun, memelihara, dan memperbaiki bangunan. Cakupan bangunan yang dimaksud cukup beragam, mulai dari rumah tinggal, gedung bertingkat, bendungan, jembatan, hingga fasilitas pengeboran lepas pantai maupun pembangkit energi.